Kejadian ini terjadi pada saat kuliah. sekitar tahun 1998. Berawal ketika saya ada acara di gedung serba guna, saat itu saya duduk dikursi bagian depan, tiba tiba kening saya seperti ada yang berputar di bagian dalam.(ada komidi putar, hehehe..) saya pun mengeluh pada teman, tubuh mulai terasa agak demam.
Saya pun pulang diantar teman ke kontrakan ( rumah kost), teman2 saya mengatakan saya kena malaria. Kemudian pagi dini hari saya berobat ke orang pintar di kampung nangnung pulau bangka, yang dapat mengobati malaria dengan air kelapa muda, saya diharuskan bangun jam 2 pagi dan pergi kerumahnya untuk minum air kelapa muda yang dipetik sendiri oleh orang pintar tersebut. Tapi tidak ada pengaruhnya sama sekali.
Esoknya saya pergi lagi kerumah orang pintar yang lain, (banyak buanget orang pintar di bangka),orang pintar ini melihat penyakit saya dengan pendulum yang terbuat dari timah, menurut pendapatnya, saya terkena teluh atau guna-guna siluman buaya putih yang dikirim oleh orang ynag iri dengan saya karena berpacaran dengan salah satu gadis didesa tempat tinggal saya, selanjutnya ia mengatakan, selama guna-guna tidak dibuang, tubuh saya lemah sehingga mudah terserang penyakit malaria dan tipes. Orang pintar ini mengobati saya hanya dengan jeruk nipis yang berkulit tebal atau biasa kami menyebutnya jeruk langir (biasa untuk berlangir), dengan cara diperas dan dicampur air dimandikan, barulah penyakit fisik saya dapat diobati dengan minum jamu seduhan dari orang pintar tersebut. Beberapa hari kemudian ketika sedang sholat, tubuh saya terasa begitu lemah dan jatuh, akhirnya masuk rumah sakit.
Setelah di diagnosa dokter, saya mengidap penyakit tipes, penyakit malaria memang ada tetapi sudah mulai sembuh (Mungkin karena minum jamu rebusan), jamu rebusan untuk penyakit tipes tidak saya ambil, karena saat itu uang saya tidak cukup. Akhirnya saya harus menginap di rumah sakit umum selama 6 hari.
Kamis, 23 Desember 2010
Langganan:
Postingan (Atom)
